Pentingnya Assess Kandidat untuk Perusahaan yang Lebih Agile dan Produktif

Kegiatan penilaian diri (self-assessment) sebagai salah satu cara untuk menemukan opsi pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan, minat, bakat dan nilai kerja kandidat.

Apa self-assessment?

Self-assessment adalah kegiatan untuk membantu Perusahaan dalam mempelajari diri kandidat sebelum bergabung menjadi karyawan di suatu Perusahaan. Ada beberapa tools penilaian yang digunakan dalam self-assessment. Tools ini akan mengajukan beberapa pertanyaan untuk membantu Perusahaan dalam mempelajari diri kandidat dan mengetahui kandidat mana sesuai dengan posisi yang dibutuhkan oleh Perusahaan. Contohnya saja dengan menggunakan online assessment Talentlytica Online Psychotest, Perusahaan akan mendapatkan laporan hasil dari pengerjaan kandidat berupa aspek psikograph dengan penjelasan yang komprehensif, valid dan reliabel. Sehingga, bias atau subjektifitas akan penilaian kandidat terhindarkan.

Mengapa Perusahaan harus melakukan online assessment?

Adanya assessment memungkinkan Perusahaan meluangkan waktu untuk memikirkan kandidat mana yang cocok dengan Perusahaan dan membuat rencana dari hasil tersebut. Jika dilakukan secara konvensional, tentu hal tersebut akan membutuhkan waktu yang sangat lama. Penting bagi kita untuk mengetahui kondisi dan potensi kandidat dengan waktu yang sesingkat-singkatnya, dengan akses fleksibilitas yang tinggi (dapat dikerjakan dimana dan kapan saja), serta melalui hasil laporan yang valid & reliabel. Selain itu, satu hal yang tidak boleh terlupakan adalah mengetahui persentase tingkat kecocokan kandidat dengan posisi yang dituju sebelum Perusahaan memutuskan dan memulai kegiatan operasional. Tidak lucu bukan, jika Perusahaan mempekerjakan karyawan yang sebenarnya jauh dari batas rekomendasi persentase kecocokan yang diharapkan oleh Perusahaan.

Dampak dari Perusahaan yang melakukan  online assessment:

· Perusahaan akan lebih agile dan produktif.

· Perusahaan lebih tampil percaya diri akan target baik dan rencana bisnis modelnya.

· Perusahaan menjadi lebih mudah mengelola setiap karyawan (dari segi pelatihan dan pengembangan).

· Menghemat waktu dan uang dalam pencarian kandidat .

· Meningkatkan efektivitas kerja Perusahaan.

· Meningkatkan kepercayaan terhadap kemampuan setiap karyawan.

Kebutuhan self-assessment adalah seumur hidup.

Terlepas dengan kegiatan assessment Perusahaan, tanpa memandang gender, tempat tinggal, pendidikan, status dll, kebutuhan self-assessment adalah seumur hidup. Kita hidup pada zaman yang selalu berkembang, bahkan tidak pasti. Tentu selama perjalanan kehidupan, ada pola-pola dimana akan mempengaruhi pola berfikir, sikap, dan tindakan untuk merespon sesuatu. Tujuannya assessment bukan "yang penting punya atau ikut-ikutan", tapi jadikan acuan untuk refleksi diri. Jika hasilnya kurang baik, maka diperbaiki, pun jika hasilnya baik tetap dipertahankan atau upgrade to the next level.

 

Continue Reading

Hindari subjektifitas saat rekrutmen

Ketahui potensi kandidat Anda dengan baik.
wanita sedang duduk dan melihat handphone